Sutradara: Sunghoo Park
Studio: MAPPA
Genre: Aksi, Supranatural, Thriller
Durasi: ±105 menit
Rilis Jepang: 2025 (tanggal TBD)
Sinopsis:
Mengambil latar waktu antara akhir Shibuya Incident dan sebelum arc utama Culling Game, film ini mengangkat masa-masa awal dimulainya salah satu peristiwa paling brutal dalam sejarah dunia jujutsu. Cerita berfokus pada Kinji Hakari, seorang penyihir eksentrik dari Jujutsu High yang dikeluarkan namun memiliki kekuatan luar biasa.
Saat Kenjaku mulai mengaktifkan Culling Game, banyak penyihir dan manusia biasa yang mulai mengalami perubahan aneh—bangkitnya energi kutukan, manifestasi teknik baru, hingga teror dalam dunia nyata. Hakari, bersama Kirara Hoshi, tanpa sadar terseret dalam kekacauan ini dan harus memilih antara menjauh atau berperan aktif dalam perang yang akan datang.
Sementara itu, Itadori Yuuji dan Megumi Fushiguro hanya muncul sebagai bayangan di latar belakang, menunjukkan bahwa badai besar sedang menanti.
Review:
Jujutsu Kaisen Movie 2: Culling Game - Prelude adalah film yang gelap, intens, dan penuh atmosfer ancaman. Tidak seperti Jujutsu Kaisen 0 yang emosional dan berfokus pada karakter tunggal, film ini lebih berisi sebagai penghubung menuju arc paling kompleks dalam manga: Culling Game.
MAPPA kembali menghadirkan animasi yang luar biasa. Adegan pertarungan Hakari—dengan Domain Expansion-nya yang unik dan kompleks—ditampilkan dalam urutan visual yang cepat, berani, dan brutal. Gaya MAPPA untuk menampilkan fluiditas dalam pergerakan, percikan darah, hingga distorsi realita tetap menjadi daya tarik utama.
Film ini juga memberikan banyak petunjuk naratif dan politik dalam dunia jujutsu, memperkenalkan karakter-karakter baru dan menggali motif Kenjaku secara lebih mendalam. Ini membuatnya bukan hanya film aksi, tetapi juga thriller politik dunia supranatural.
Kelebihan:
Pertarungan Sinematik Berkualitas Tinggi: Domain Expansion milik Hakari adalah puncak visual dan taktik yang menghibur sekaligus menegangkan.
Atmosfer Gelap dan Serius: Berbeda dari film pertamanya yang emosional, film ini lebih suram dan politis.
Foreshadowing yang Kuat: Film ini menyiapkan panggung untuk konflik besar yang akan meledak di serial animenya.
Soundtrack Menggelegar: Komposisi musik orisinal dari Hiroaki Tsutsumi sangat pas untuk membangun tensi.
Kekurangan:
Minimnya Karakter Ikonik: Itadori, Gojo, dan karakter utama lainnya tidak menjadi fokus. Ini bisa mengecewakan sebagian penonton awam.
Bukan Cerita yang Berdiri Sendiri: Penonton yang belum mengikuti anime atau manga bisa merasa kebingungan dengan istilah dan konteks.
Tempo Agak Lambat di Tengah: Beberapa bagian penyelidikan dan diskusi strategi politik cenderung memotong ritme aksi.
Kesimpulan:
Jujutsu Kaisen Movie 2 bukan sekadar film lanjutan — ini adalah prolog penting untuk salah satu konflik terbesar dalam dunia Jujutsu. Dengan fokus pada Kinji Hakari dan sisi dunia jujutsu yang lebih kompleks, film ini adalah suguhan bagi penggemar berat seri ini. Bagi penonton yang mencari aksi berkelas dan perkembangan narasi jangka panjang, film ini wajib ditonton.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar