Sutradara: Joko Anwar
Genre: Horor, Thriller Psikologis
Durasi: 118 menit
Sinopsis:
Beberapa tahun setelah kejadian mengerikan di Desa Harjosari, Rini (Tara Basro) mencoba menjalani hidup baru di kota. Namun, ketika serangkaian mimpi buruk dan kematian misterius kembali menghantuinya, ia menyadari bahwa warisan kelam keluarganya belum berakhir.
Kali ini, rahasia baru terungkap: sebuah desa tersembunyi yang bahkan lebih tua dan lebih terkutuk dari Harjosari — tempat di mana akar iblis bermula. Bersama seorang jurnalis muda (diperankan oleh Chicco Jerikho) dan seorang dukun urban (Christine Hakim), Rini harus kembali menghadapi horor yang jauh lebih kejam, lebih personal, dan jauh dari logika manusia.
Review:
Joko Anwar kembali dengan atmosfer mencekam khasnya, namun kali ini dengan skala lebih luas dan narasi lebih kompleks. Perempuan Tanah Jahanam 2 memperluas semestanya dengan mitologi baru yang menggabungkan horor rakyat Jawa, kultus sesat, dan trauma turun-temurun.
Tara Basro tampil lebih matang dan emosional, memperlihatkan transformasi karakter Rini dari korban menjadi pemburu. Visual film tetap menawan dalam keseraman, dengan tone gelap dan desain set desa yang membekas di benak. Suasana sunyi dan dentingan gamelan masih menjadi senjata utama dalam membangun teror yang tidak terburu-buru.
Berbeda dari film pertama yang lebih straightforward, sekuel ini menawarkan misteri berlapis dan lebih banyak pertanyaan moral. Unsur gore ditingkatkan, namun tetap berfungsi sebagai pendukung cerita, bukan sekadar mengejutkan penonton.
Kelebihan:
Dunia Horor yang Lebih Luas: Sekuel ini memperdalam mitologi dunia Perempuan Tanah Jahanam tanpa kehilangan akarnya.
Visual dan Suasana Mencekam: Tata artistik, sinematografi, dan sound design tetap menjadi kekuatan utama.
Akting Solid: Tara Basro dan Christine Hakim kembali mencuri perhatian.
Kekurangan:
Alur Lebih Lambat: Penonton yang mengharapkan jumpscare cepat mungkin akan merasa film ini terlalu tenang di awal.
Tidak Sehoror Film Pertama untuk Beberapa Penonton: Karena fokusnya lebih ke misteri dan psikologis, sebagian mungkin merasa ketegangannya lebih “halus”.
Kesimpulan:
Perempuan Tanah Jahanam 2 adalah horor yang tidak hanya menakutkan, tapi juga menggali trauma kolektif, kutukan, dan bagaimana sejarah kelam terus menghantui generasi penerus. Sebuah sekuel berkelas yang tetap mempertahankan kualitas orisinalnya sambil memberi napas baru pada genre horor Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar